Nyeri pada persendian lutut? Kondisi ini umumnya dipicu karena berbagai faktor, seperti kelebihan berat badan, proses penuaan, dan gaya hidup yang kurang aktif. Biasanya, ketika bagian sendi lutut ini terasa nyeri, banyak orang justru menghindari aktivitas fisik seperti olahraga. Padahal, ada beberapa olahraga yang dapat membantu meredakan nyerinya, lho.
Ingin tahu olahraga apa saja yang aman dilakukan penderita nyeri persendian lutut? Simak daftar lengkapnya di artikel berikut:
Melansir Alodokter, tai chi atau dalam bahasa Mandarin disebut “Taijiquan” dulunya merupakan seni bela diri asal Tiongkok. Seni bela dari ini muncul pada abad ke-13. Namun, seiring waktu, seni bela diri ini mulai berubah fungsi menjadi olahraga yang dapat menyehatkan tubuh dan memberikan ketenangan pikiran.
Berbeda dengan seni bela diri lainnya, tai chi umumnya lebih berfokus pada latihan pernapasan, pemusatan pikiran, dan gerakannya lebih lembut serta perlahan. Dengan begitu, sendi dan otot tidak perlu menopang beban tubuh secara berlebihan. Berikut merupakan beberapa manfaat yang ditawarkan jika melakukan olahraga tai chi, yakni:
Menjaga keseimbangan, kelenturan, dan kebugaran tubuh.
Membuat tubuh menjadi lebih rileks sehingga stres berkurang.
Meningkatkan dan memperkuat otot tubuh, khususnya tubuh bagian bawah dan atas.
Membantu meringankan gejala arthritis dan rheumatoid, serta mencegah kekambuhan.
Bahkan, menurut penelitian, orang yang rutin olahraga tai chi, memiliki risiko lebih rendah mengalami cedera maupun jatuh.
Yoga berasal dari bahasa Sansekerta “Yuj” yang artinya menghubungkan atau menyatu. Mengutip dari laman Halodoc, yoga sendiri sudah ada sejak 5.000 tahun lalu dan terdapat di dalam filosofi India Kuno. Yoga merupakan olahraga yang memfokuskan pada pernapasan, kelenturan, dan kekuatan untuk meningkatkan kebugaran tubuh.
Terdapat beberapa jenis olahraga yoga yang mungkin belum banyak diketahui, seperti Yoga Ashtanga (menghubungkan setiap gerakan dengan napas), Bikram Yoga (dilakukan di ruangan dengan pemanas mencapai 105 derajat celcius), Yoga Yin (membantu meningkatkan mobilitas sendi tubuh), Power Yoga (dirancang untuk membangun kekuatan), dan sebagainya.
Tidak jauh berbeda dengan olahraga lainnya, melakukan olahraga yoga juga dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, seperti:
Meringankan sakit punggung.
Membantu memperbaiki suasana hati.
Mengurangi perasaan stres dan gelisah.
Membakar lemak berlebih di dalam tubuh.
Menurunkan berat badan dan memperbaiki postur tubuh.
Mengurangi kekakuan pada sendi, meringankan gejala arthritis, dan memperkuat otot-otot sekitar sendi.
Menurut informasi dari Hello Sehat, pilates merupakan jenis olahraga yang dapat meningkatkan otot inti tubuh. Olahraga ini dulunya dikembangkan oleh Joseph Pilates, atlet veteran asal Jerman pada abad 20-an. Berbeda dengan yoga, pilates lebih fokus pada otot inti tubuh, sementara yoga menghubungkan antara pikiran dan tubuh.
Adapun beberapa jenis olahraga pilates yang bisa dilakukan, antara lain: Mat Pilates (fokus pada fleksibilitas, kekuatan inti, dan kontrol tubuh), Reformer Pilates (membantu memperbaiki postur dan memperkuat otot tubuh), Tower Pilates (cocok untuk latihan peregangan, rehabilitasi, kekuatan), Chair Pilates (melatih keseimbangaan dan otot inti), dan lainnya.
Sejumlah manfaat yang akan didapat jika rutin melakukan olahraga pilates adalah sebagai berikut:
Menguatkan otot inti tubuh seperti otot sekitar panggul, punggung, perut, dan otot dada bagian bawah.
Mengurangi nyeri bagian punggung bawah yang diakibatkan otot menegang dan postur tubuh tidak sejajar.
Memperkuat otot penyangga dan memperbaiki kontrol gerak sehingga risiko cedera dapat diminimalisir.
Melatih kontrol dan postur tubuh sehingga dapat membantu mengurangi tekanan berlebihan pada lutut.
Meningkatkan sirkulasi udara ke area lutut sehingga dapat mendukung proses pemulihan sendi yang nyeri.
Renang merupakan olahraga kardio yang dilakukan di dalam air dengan cara menggerakan tubuh menggunakan berbagai teknik seperti gaya kupu-kupu, punggung, dada, dan bebas. Olahraga renang ini efektif dan aman dilakukan oleh penderita nyeri sendi lutut karena dapat meredakan ketegangan pada sendi.
Hal ini terjadi karena saat berenang, tekanan pada sendi jadi lebih ringan dibanding ketika bersepeda maupun berlari. Air memberikan daya apung alami sehingga mengurangi tekanan gravitasi dan lutut tidak harus menahan beban tubuh. Cara ini tentunya bermanfaat untuk yang menderita cedera lutut, osteoartritis, dan lainnya.
Selain itu, melakukan olahraga renang juga memberikan berbagai manfaat untuk tubuh, misalnya:
Menyehatkan jantung.
Menurunkan berat badan.
Meningkatkan kualitas tidur.
Mengurangi stres dan memperbaiki mood.
Membuat tidur semakin nyenyak di malam hari.
Artikel Sebelumnya Apa Itu Fibromyalgia? Ini Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya |
Artikel Berikutnya Kekakuan Otot: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya |