Artikel ini telah direview dan disetujui oleh tim medis kami
Diet menjadi andalan banyak orang dalam menurunkan berat badan. Apalagi, ada beragam jenis diet yang bisa Anda coba sesuai dengan kondisi dan kemampuan Anda. Namun, jika saat ini Anda sedang berencana untuk melakukan diet, sebaiknya lebih waspada. Sebab, ternyata tidak semua diet itu efektif menurunkan berat badan.
Untuk membantu upaya Anda menurunkan berat badan melalui diet, berikut ini adalah beberapa fakta dan mitos mengenai diet yang perlu Anda ketahui.
FAKTA. Diet karbo adalah membatasi konsumsi karbohidrat dan memperbanyak konsumsi protein serta lemak sehat. Namun, pembatasan karbohidrat umumnya dilakukan pada karbohidrat sederhana, yaitu karbohidrat yang mudah dicerna dan cepat menghasilkan energi, tetapi juga cepat menaikan kadar gula darah.
Sementara karbohidrat yang sebaiknya tetap dikonsumsi yaitu karbohidrat kompleks, yaitu karbohidrat yang membutuhkan waktu untuk dicerna, sehingga energi yang dihasilkan lebih stabil dan tidak menaikan kadar gula darah dengan cepat. Kenaikan kadar gula darah ini akan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, tidak hanya diabetes saja, tetapi juga obesitas.
MITOS. Minuman dengan label sugar free tidak lantas menjadi minuman yang lebih sehat, karena umumnya akan menggunakan non sugar sweeteners (NSS), yaitu gula buatan atau gula pengganti. Jika ingin mengonsumsi minuman yang lebih sehat, maka Anda bisa memilih yang berlabel unsweetened, karena label tersebut menunjukkan tidak adanya penambahan pemanis apa pun di dalamnya, baik gula alami maupun gula buatan.
MITOS. Susu dan turunannya, seperti keju dan yogurt, mengandung kalsium dan berbagai protein lain yang baik bagi kesehatan tulang tubuh. Namun, adanya penambahan gula pada susu yang beredar membuat minuman ini menjadi tidak lagi sehat. Oleh karena itu, jika Anda ingin mengonsumsi susu dan turunannya sebagai salah satu menu dalam diet harian Anda, pastikan untuk memerhatikan komposisi dari produk yang Anda pilih.
FAKTA. Pada dasarnya hampir semua makanan yang Anda konsumsi mengandung gula, seperti buah dan sayur. Namun, gula tersebut adalah gula alami yang aman Anda konsumsi, terutama saat diet. Sementara untuk makanan lain yang mengandung gula tambahan, seperti kue, minuman manis, dan makanan lainnya yang memiliki rasa manis, akan menambahkan kalori pada makanan tersebut. Akibatnya akan berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko penyakit lainnya.
Namun, untuk melakukan diet no sugar Anda juga perlu waspada, karena tubuh tetap membutuhkan gula sebagai sumber energi. Ketika kadar gula dalam darah terlalu rendah akibat pembatasan konsumsi gula yang berlebihan, justru bisa menyebabkan Anda mengalami hipoglikemia. Jadi, jika Anda ragu saat akan melakukan diet ini, ada baiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu agar bisa melakukan diet ini secara aman.
MITOS. Makan malam tidak membuat Anda gemuk dan justru bisa menyebabkan masalah jika Anda melewatkannya. Konsumsi makanan tinggi protein sebelum jam 7 malam untuk memaksimalkan sistem metabolisme tubuh dalam mencernanya. Namun, hal ini tidak berlaku untuk camilan malam.
Jika yang Anda konsumsi adalah camilan malam, maka kebiasaan inilah yang dapat menaikan berat badan. Penyebabnya, karena pada umumnya Anda akan mengonsumsinya cukup malam atau bahkan di tengah malam. Tidak hanya itu, menu camilan yang dikonsumsi juga terkadang tinggi gula atau kurang memerhatikan nutrisi yang terkandung. Akibatnya tubuh tidak punya cukup waktu untuk mengolahnya sebelum Anda tidur dan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas.
Melakukan diet untuk menurunkan berat badan adalah hal yang normal, tetapi pastikan kebutuhan nutrisi tubuh Anda tetap terpenuhi. Selama Anda melakukan program diet, jangan lupa untuk terus memantau berat badan Anda menggunakan OMRON Pengukur Komposisi Tubuh HBF-375. Timbangan berat badan ini tidak hanya bisa memantau berat badan Anda saja, melainkan juga menganalisis lemak dan otot pada tubuh Anda. Dengan begitu, Anda bisa memantau kondisi tubuh Anda dengan lebih akurat.
Artikel Sebelumnya Fakta tentang BMI dan Berat Badan Ideal yang Sering Disalahpahami |
Artikel Berikutnya |