Artikel ini telah direview dan disetujui oleh tim medis kami
Nyeri sendi adalah kondisi ketika Anda merasakan tidak nyaman atau sakit pada area sendi. Rasa sakit tersebut bisa muncul di mana saja di berbagai area tubuh Anda tempat sendi berada. Dalam istilah medis, nyeri sendi dikenal dengan artralgia. Berikut informasi lebih lengkap mengenai nyeri sendi atau artralgia.
Sendi adalah titik pertemuan antara dua tulang atau lebih dan berfungsi untuk fleksibilitas tubuh agar dapat bergerak. Lokasi sendi di tubuh mencapai ratusan bahkan bisa mencapai 300 sendi, tergantung pada usia seseorang. Anda dikatakan mengalami nyeri sendi ketika salah satu bagian sendi di tubuh terasa sakit atau tidak nyaman. Misalnya, sendi pada ruas jari.
Ada banyak hal yang bisa menyebabkan Anda mengalami nyeri sendi, beberapa di antaranya yaitu:
Aktivitas berat. Misalnya seperti saat berolahraga atau mengangkat beban yang berat.
Kecelakaan. Baik itu kecelakaan dengan kendaraan, maupun kecelakaan sendiri, seperti terjatuh, dapat menimbulkan nyeri sendi.
Infeksi. Adanya peradangan pada sendi, sehingga terjadinya infeksi, akan menyebabkan munculnya rasa sakit pada area tersebut.
Alergi. Reaksi tubuh terhadap alergen yang berasal dari obat maupun makanan yang dikonsumsi dapat menyebabkan munculnya nyeri sendi.
Bagaimana dengan membunyikan jari? Mungkin Anda pernah mendengar banyak orang menyarankan tidak melakukan kebiasaan tersebut karena dapat menyebabkan nyeri sendi. Namun, ternyata informasi ini tidak sepenuhnya benar.
Membunyikan jari adalah aktivitas yang aman selama Anda melakukannya dengan berhati-hati. Misalnya, jangan memaksakan diri jika jari sudah terasa sakit saat baru mau dibunyikan. Sebab, mungkin saja pada area sendi tersebut sudah mengalami masalah dan akan semakin bertambah jika Anda memberikan tekanan besar saat membunyikan jari.
Nyeri sendi pada dasarnya bisa terjadi pada siapa saja, tidak peduli usianya maupun jenis kelaminnya. Namun, ada beberapa kondisi di mana risiko terjadinya nyeri sendi semakin besar, yaitu:
Orang yang sering melakukan aktivitas fisik berat, sehingga sendi bekerja terlalu keras.
Sering melakukan gerakan yang berulang dalam jangka panjang.
Orang dengan gaya hidup pasif.
Riwayat penyakit yang berkaitan dengan sendi.
Obesitas.
Berusia di atas 40 tahun.
Ketika Anda mengalami nyeri sendi, ada beberapa gejala yang akan Anda alami, yaitu:
Sendi terasa sakit dan kaku.
Gerakan yang terbatas.
Area yang mengalami nyeri sendi bengkak atau kemerahan.
Nyeri sendi pada umumnya adalah masalah yang dapat dilakukan pengobatan secara mandiri. Beberapa caranya yaitu:
Cukupi waktu istirahat.
Batasi gerakan area sendi yang sakit.
Mengompres area sendi yang sakit menggunakan kantong es.
Merendam area sendi dengan air hangat.
Mengoleskan minyak angin untuk menghangatkan area sendi yang sakit.
Namun, nyeri sendi juga bisa menjadi gejala untuk penyakit lain yang lebih serius. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai dan sebagai tanda Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter yaitu:
Demam tinggi.
Bengkak tidak juga hilang setelah beberapa hari.
Nyeri yang semakin parah.
Berat badan turun tanpa penyebab yang jelas.
Sama sekali tidak bisa menggerakkan sendi yang sakit.
Berkeringat di malam hari.
Ketika nyeri sendi yang Anda alami disertai dengan berbagai gejala tambahan di atas, maka sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui secara pasti penyebab nyeri sendi yang Anda alami. Penanganan lebih cepat dapat membantu proses pengobatan serta mencegah terjadinya komplikasi akibat penanganan yang terlambat.
Untuk membantu Anda mengurangi rasa sakit selama proses pengobatan, Anda bisa menggunakan OMRON Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), yaitu alat pijat elektronik yang berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri. Alat ini memiliki ukuran yang kecil dan mudah untuk digunakan di mana saja. Jika Anda tertarik, Anda bisa menghubungi kami di sini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Artikel Sebelumnya Apa Itu Fibromyalgia? Ini Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya |
Artikel Berikutnya Nyeri Persendian Lutut? Olahraga Ini Aman Dilakukan! |