Semua orang punya lemak perut, termasuk mereka yang berbadan kurus. Lemak perut sebetulnya dibutuhkan tubuh untuk berbagai hal. Namun, lemak tubuh berlebih dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan serius, seperti penyakit jantung, Alzheimer, kanker, diabetes tipe 2, stroke, juga sindroma metabolik. Karena itu, mengetahui penyebab dan cara menghilangkan lemak perut berlebihan menjadi penting.

Lemak perut adalah lemak yang terdapat di area perut dan terdiri dari lemak subkutan yang berada di bawah kulit serta lemak visceral yang berada di sekitar organ-organ dalam.
Lemak subkutan. Lemak yang terdapat di bawah kulit dan bertekstur lembut, sehingga dapat terasa langsung ketika Anda mencubit area perut.
Lemak viseral. Lemak yang mengelilingi organ dalam, seperti ginjal, hati, juga pankreas, dan tidak dapat Anda rasakan secara langsung saat mencubit area perut. Namun, lemak ini mengandung lebih banyak sel, pembuluh darah, dan saraf, serta dapat memproduksi hormon dan protein peradangan, yang mungkin berdampak negatif untuk kesehatan.
Lemak yang ada di area perut dapat disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya:
Diet atau pola makan. National Health Service (NHS) Inggris Raya menyebut, kebiasaan makan dalam porsi yang besar, konsumsi makanan cepat saji dan yang diproses terus-menerus, makanan tinggi gula tambahan dan lemak, makanan untuk “menghibur diri” seperti ketika sedang stres atau cemas, dan konsumsi alkohol juga minuman berpemanis merupakan contoh pola makan yang menyebabkan kemunculan lemak perut.
Makan sambil melakukan hal lain. Distracted eating atau makan sambil melakukan hal-hal lain, misalnya sambil berbicara di telepon, mentonton, atau dalam perjalanan, memiliki kaitan dengan kenaikan berat badan dan peningkatan lemak perut. Pasalnya, Anda tidak terfokus pada apa yang terhidang depan Anda, sehingga Anda dapat mengonsumsi lebih banyak kalori.
Gaya hidup tidak banyak bergerak. Sedentary lifestyle dikaitkan dengan peningkatan berat badan, termasuk lemak tubuh. Hal ini dapat terjadi lantaran pasokan lemak yang ada dalam tubuh tidak terpakai sebagai sumber energi, sehingga lemak perut menumpuk dan berat badan meningkat.
Ketidakseimbangan bakteri usus. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ketidakseimbangan bakteri usus yang tidak sehat dapat memengaruhi berat badan dan lemak viseral.
Kurang istirahat. Penelitian menemukan bahwa penurunan kualitas tidur, peningkatan hormon lapar dan keinginan mengonsumsi makanan di tengah malam, dan penurunan motivasi untuk beraktivitas fisik memiliki kaitan dengan peningkatan lemak tubuh, termasuk lemak perut.
Mengingat kelebihan lemak perut berpotensi meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, menghilangkan lemak perut yang berlebihan menjadi penting. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan:
Makan sehat. Terapkan pola makan seimbang dengan memperbanyak sayuran, buah, biji-bijian utuh, serta sumber protein (seperti ikan, telur, ayam tanpa kulit, dan produk susu rendah lemak). Selain itu, batasi makanan dan minuman tinggi gula tambahan, lemak jenuh, serta makanan ultraproses yang tinggi kalori.
Banyak bergerak. Aktivitas fisik secara rutin dapat membantu mengurangi lemak tubuh, termasuk lemak abdominal. Anda dapat melakukan olahraga aerobik, seperti jalan cepat, berlari, atau berenang, serta latihan kekuatan seperti angkat beban atau latihan menggunakan berat badan. Latihan seperti plank dapat ditambahkan untuk memperkuat otot inti, tetapi latihan perut tidak secara khusus menghilangkan lemak di perut..
Kelola stres. Saat stres, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon kortisol, yaitu hormon yang merespons ancaman fisik atau psikologis. Di saat yang sama, peningkatan hormon ini dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi berkalori tinggi, sehingga berakhir dengan penumpukan lemak viseral. Maka dari itu, cobalah untuk melakukan yoga, meditasi, atau sekadar berjalan-jalan sendirian untuk mengelola stres.
Demikianlah ulasan mengenai lemak tubuh, mulai dari pengertian, jenis, penyebab kemunculan, hingga cara menghilangkannya.

Selain melakukan tindakan-tindakan penanganan di atas, Anda juga dapat mencegah lemak perut yang berlebihan dengan alat ukur lemak tubuh OMRON HBF 375 Karada Scan. alat ini dapat secara efektif menganalisa fisik tubuh Anda, mulai dari berat badan, persentase lemak tubuh, persentase lemak subkutan, tingkat lemak visceral (viseral), dan massa otot tubuh.
|
Artikel Sebelumnya Berat Badan Sulit Turun Meski Sudah Diet, Kenapa Ya? |
Artikel Berikutnya |