Artikel ini telah ditinjau dan disetujui oleh dr. Robby Alfadli
Tampil menarik dengan tubuh yang wangi sepanjang hari menjadi hal yang dinginkan oleh setiap orang. Bahkan, ada yang sampai rutin membawa parfum setiap hari dalam tasnya agar bisa menggunakannya setiap saat diperlukan. Namun, bagaimana ya jika ada orang yang selalu mengalami sesak napas saat menggunakan parfum? Apakah artinya parfum bisa menyebabkan gangguan pernapasan? Berikut ini faktanya!

Parfum merupakan produk wewangian yang umumnya mengandung campuran bahan pewangi, pelarut seperti alkohol, dan bahan pendukung lainnya. Bahan pewangi dapat berasal dari sumber alami maupun sintetis dan diperoleh melalui berbagai proses, termasuk distilasi untuk bahan tertentu. Namun, metode yang digunakan bisa berbeda pada setiap jenis maupun merek parfum.
Parfum memang bisa menyebabkan reaksi gangguan pernapasan bagi sebagian orang, khususnya bagi penderita asma dan alergi wewangian. Mengapa demikian? Ini penjelasannya!
Melansir dari situs columbiaasia.co.id, penderita asma memiliki saluran pernapasan dengan sensitivitas yang tinggi. Pada sebagian penderita asma, paparan wewangian tertentu dapat memicu iritasi atau memperburuk gejala asma. Reaksi ini dapat menyebabkan penyempitan saluran napas bawah (bronkokonstriksi), sehingga muncul batuk, mengi, dada terasa sesak, atau sesak napas.
Bahan pewangi dapat menimbulkan berbagai reaksi pada individu yang sensitif. Pada kulit, bahan tertentu dapat menyebabkan dermatitis kontak alergi berupa kemerahan, gatal, atau ruam. Sementara itu, paparan wewangian melalui udara dapat memicu iritasi hidung dan tenggorokan atau memperburuk gejala asma pada sebagian orang. Keluhan pernapasan tersebut tidak selalu menunjukkan adanya alergi.
Ya, Selain parfum, produk berpewangi seperti pewangi ruangan, pembersih rumah tangga, dan produk perawatan tubuh tertentu juga dapat memicu iritasi atau memperburuk gejala pernapasan pada individu yang sensitif. Jika keluhan muncul setelah paparan, kurangi atau hindari produk pemicu dan pastikan ruangan memiliki ventilasi yang memadai.
Itulah mengapa, untuk penderita asma maupun alergi parfum harus lebih waspada saat menggunakan produk wewangian apa pun, termasuk pewangi ruangan, pembersih lantai, maupun produk lainnya. Selain itu, pastikan sirkulasi udara dalam ruangan juga mengalir lancar agar konsentrasi partikel kimia dari berbagai produk wewangian tersebut tidak terakumulasi dalam ruangan.
Parfum memang memiliki risiko bagi beberapa orang dengan kondisi tertentu, tetapi Anda tetap bisa menggunakannya dengan aman asal tahu caranya. Periksa izin edar produk dan informasi bahan yang tercantum pada kemasan. Namun, izin edar maupun label “hypoallergenic”tidak menjamin bahwa produk tidak akan memicu reaksi pada setiap orang. Jika Anda pernah mengalami keluhan setelah menggunakan parfum, hindari produk yang dicurigai menjadi pemicu dan pertimbangkan produk tanpa pewangi.
Sebaiknya, hindari juga menggunakan parfum di area umum terutama jika ruangan tidak memiliki ventilasi yang baik. Sebab, pemakaian parfum tersebut mungkin saja memicu reaksi dari orang yang ada di sekitar Anda.
Selain itu, hindari menggunakan parfum secara berlebihan hingga menimbulkan aroma yang sangat menyengat. Hal ini bukan hanya bisa menimbulkan sesak napas bagi orang di sekitar Anda saja, tetapi juga reaksi lain seperti mual dan sakit kepala.
Jika batuk, mengi, atau sesak muncul setelah terpapar parfum, segera menjauh dari sumber wewangian. Jika Anda memiliki asma, ikuti rencana tindakan asma dan gunakan obat pereda sesuai instruksi dokter. Segera cari pertolongan darurat jika sesak berat, sulit berbicara karena sesak, atau muncul pembengkakan pada lidah maupun tenggorokan.

Bagi pasien yang memerlukan terapi alat uap pernapasan sesuai indikasi medis, OMRON NE-C810 merupakan compressor nebulizer yang dilengkapi Virtual Valve Technology (V.V.T.) untuk membantu mengurangi pemborosan obat dan mendukung efisiensi terapi inhalasi. Penggunaan obat dan nebulizer perlu mengikuti anjuran tenaga medis. Perangkat ini memiliki desain ringkas sehingga praktis untuk penggunaan di rumah maupun saat bepergian.
|
Artikel Sebelumnya Debu Vulkanik dan Debu Biasa, Kenali Dampaknya Bagi Kesehatan! |
Artikel Berikutnya |