Asma merupakan salah satu penyakit pernapasan yang ditandai dengan gejala seperti sesak napas secara tiba-tiba, bunyi mengi saat bernapas, nyeri dada, dan batuk. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh peradangan dan penyempitan pada saluran napas, khususnya bronkus, yang memicu terjadinya serangan asma.
Umumnya, banyak penderita asma menghindari aktivitas fisik, terutama olahraga, karena khawatir gejalanya memburuk. Meski, memang, tidak semua jenis olahraga aman dilakukan, tapi terdapat beberapa pilihan olahraga yang bisa dicoba penderita asma, seperti:
Renang merupakan salah satu jenis olahraga yang dianjurkan untuk penderita asma. Pasalnya, melakukan olahraga renang dapat membantu mengurangi risiko iritasi saluran pernapasan karena kelembapan udara yang tinggi di sekitar kolam renang. Selain itu, saat berenang, saluran pernapasan juga jadi lebih rileks karena posisi tubuh yang mendatar.
Berikut merupakan beberapa manfaat yang ditawarkan jika rutin melakukan olahraga renang, check it out!
Meningkatkan kontrol terhadap ritme pernapasan,
Membantu saluran pernapasan menjadi lebih rileks,
Mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan gejala asma.
Melansir dari website Alodokter, jalan kaki tiga kali seminggu yang dilakukan selama 12 minggu dapat membantu meningkatkan kebugaran tubuh dan mengendalikan asma. Tidak hanya itu, melakukan jalan kaki secara rutin juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Adapun beberapa manfaat olahraga jalan kaki, antara lain:
Menstimulasi fungsi paru dan jantung supaya tetap optimal,
Mengatasi obesitas karena dapat memperburuk gejala asma,
Mengurangi stres yang menjadi salah satu pemicu kambuhnya asma.
Bersepeda dengan intensitas sedang, khususnya di lingkungan yang bersih dari polusi dan memiliki suhu yang tidak terlalu dingin, dapat menjadi pilihan olahraga yang aman bagi penderita asma. Hal ini karena selama bersepeda, tubuh dilatih untuk menyesuaikan pernapasan dengan ritme gerak, sehingga dapat mengatasi kekurangan oksigen.
Lantas, apa saja manfaat yang diperoleh jika rajin olahraga bersepeda? Yuk, cek selengkapnya di bawah ini!
Membantu menyehatkan jantung,
Menguatkan otot-otot tubuh termasuk otot pernapasan,
Meningkatkan kapasitas paru tanpa memberi tekanan berlebihan.
Yoga dikenal sebagai olahraga yang menekankan pada pernapasan, konsentrasi, dan relaksasi tubuh. Teknik pernapasan dalam yoga seperti pranayama dapat membantu penderita asma mengendalikan napas, terutama saat terjadi serangan atau merasa sesak. Beberapa manfaat yoga untuk penderita asma, yakni:
Melatih napas menjadi lebih teratur,
Meredakan ketegangan otot dada dan diafragma,
Mengurangi stres atau kecemasan yang dapat memicu asma.
Apabila ingin mencoba olahraga yang telah disebutkan di atas, sebaiknya terapkan beberapa tips berikut supaya semakin aman, cek yuk!
Untuk mencegah penyempitan saluran pernapasan, lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum mulai olahraga.
Segera hentikan olahraga jika muncul gejala asma seperti dada terasa sesak, napas pendek, dan sebagainya.
Hindari olahraga di tempat yang berpolusi, dingin, dan kering karena dapat memicu asma.
Gunakan obat asma sesuai anjuran dokter sebelum berolahraga jika diperlukan dan konsultasi dengan dokter sebelum memulai program latihan baru.
Mengikuti standar kualitas yang ketat, alat uap pernapasan dari OMRON ini dirancang menggunakan berbagai teknologi untuk memberikan obat secara efisien sekaligus memaksimalkan kemudahan penggunaan dan daya tahan. Alat ini juga dilengkapi dengan teknologi V.V.T.
V.V.T (Virtual Valve Technology) berfungsi untuk mengurangi pemborosan obat dan memastikan nebulizer kit mudah dibersihkan tanpa menggunakan katup silikon. Selain itu, teknologi Mesh pada alat ini juga memungkinkan nebulasi secara mobile dan dapat digunakan dalam posisi apapun. Untuk informasi lebih lengkap klik di sini!
Artikel Sebelumnya Alami Gangguan Pernapasan? Waspadai Penyakit Ini! |
Artikel Berikutnya |