Asupan natrium yang berlebihan merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko hipertensi. Ini membuat kebanyakan orang akan fokus mengurangi konsumsi garam saat didiagnosis memiliki risiko hipertensi yang tinggi. Padahal, kandungan natrium (sodium) dalam makanan bukan hanya terdapat pada penganan yang terasa asin atau mengandung garam. Sebab, ada yang namanya hidden sodium.

Hidden sodium atau natrium tersembunyi merujuk pada natrium yang terdapat dalam makanan, terutama makanan olahan dan kemasan, yang jumlahnya terkadang tidak disadari karena tidak selalu menghasilkan rasa asin yang kuat. Natrium dapat berasal dari garam maupun bahan tambahan makanan yang mengandung natrium.
Makanan dengan kandungan natrium yang cukup tinggi tidak selalu terasa sangat asin, sehingga konsumen tidak menyadari jumlah natrium yang dikonsumsi. Inilah yang membuat garam jadi tersembunyi dan sering dinilai tidak ada dalam kemasan atau makanan tersebut.
Dilansir dari beberapa sumber, berikut adalah contoh makanan kemasan, makanan olahan, serta makanan sajian yang memiliki hidden sodium:
Makanan kalengan, termasuk sup kalengan, semur atau kaldu, saus, dan campuran sayuran kering.
Bumbu, penyedap rasa, kaldu bubuk.
Kacang-kacangan dan selai kacang.
Produk tomat olahan tertentu, seperti tomat kaleng dan saus tomat yang mengandung tambahan garam.
Saus salad.
Beberapa minuman kemasan tertentu dapat mengandung natrium, tetapi jumlahnya bervariasi antarproduk.
Daging olahan, ikan, keju, sosis, serta produk makanan kemasan yang diawetkan, diasap, atau dikalengkan.
Makanan beku dan sayuran beku yang sudah ditambahkan saus atau penambah rasa.
Campuran bahan baku untuk memanggang, membuat kue-kuean, dan semacamnya.
Makanan bertepung dalam kemasan, seperti pasta berbumbu, nasi instan, campuran sayur-sayuran, campuran kentang, mi instan, dan makanan instan lainnya yang hanya perlu ditambahkan air.
Makanan ringan, seperti keripik, biskuit, popcorn, kerupuk, dan semacamnya.
Makanan panggang dalam kemasan, roti, dan sereal.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika mengungkap, konsumsi sodium atau natrium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah serta risiko penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menghindari atau mengurangi asupan makanan dengan garam yang tersembunyi:
Baca informasi nilai gizi pada kemasan dan perhatikan kandungan natrium per sajian. Langkah preventif pertama adalah membaca informasi nilai gizi setiap produk atau bahan masakan yang akan Anda beli. Informasi ini bisa Anda temukan di bagian belakang kemasan atau pada stiker keterangan yang ditempelkan di produk. Perhatikan juga ukuran sajian, karena satu kemasan dapat mengandung lebih dari satu sajian. Bandingkan kandungan natrium antarproduk dan pertimbangkan total asupan natrium sepanjang hari.
Catat dan lakukan evaluasi. Jika berniat untuk mengurangi konsumsi sodium dalam jangka panjang, Anda bisa memulainya dengan mencatat kandungan sodium atau natrium yang Anda konsumsi setiap harinya. Kumpulkan data tersebut selama beberapa hari atau pekan, kemudian lakukan evaluasi guna mengetahui rata-rata asupan sodium Anda sehari-hari. Hal ini akan membantu Anda menetapkan target pengurangan asupan sodium secara bertahap.
Masak sendiri. Masak sendiri mungkin memang sedikit lebih merepotkan dibanding membeli makanan siap saji. Akan tetapi, memasak sendiri apa yang akan Anda konsumsi memberi Anda kesempatan untuk mengukur dan mengontrol asupan sodium Anda sehari-hari. Anda juga bisa meracik atau menemukan resep menu kesukaan yang tidak menggunakan banyak sodium, sehingga bisa menurunkan risiko hipertensi.
Pilih lebih banyak makanan segar atau minim proses. Sayur, buah, kacang-kacangan tanpa tambahan garam, serta bahan makanan segar umumnya lebih mudah dikontrol kandungan natriumnya dibandingkan makanan olahan atau makanan siap saji. Namun, tetap perhatikan cara pengolahan dan jumlah garam yang digunakan. .
Apakah sekarang Anda sudah lebih paham tentang hidden sodium? Semoga informasi di atas dapat membantu Anda memiliki hari-hari yang lebih sehat dan minim risiko hipertensi, ya. Agar Anda semakin tenang dan yakin untuk mengonsumsi makanan sedikit garam, Anda juga bisa rutin melakukan pengecekan tensi darah di rumah.

Gunakan tensi darah digital OMRON yang sudah divalidasi secara klinis dan dilengkapi dengan IntelliSense®, teknologi eksklusif OMRON untuk kenyamanan dan akurasi. Tensi darah dari OMRON tersedia dalam beberapa varian dan fitur, serta dapat digunakan secara mandiri di rumah.
|
Artikel Sebelumnya Tekanan Darah Naik Hanya saat di Rumah Sakit? Ini Penyebabnya |
Artikel Berikutnya Bagaimana Hipertensi Menyebabkan Penyakit Kardiovaskular? |